Sudah Pantaskah Kita Mendapatkan Sukses Saat Ini?

Sukses merupakan hal yang diinginkan oleh setiap manusia di dunia ini. Walaupun definisi sukses itu akan berbeda-beda antara satu orang dengan orang lain.

Ada orang yang memiliki penghasilan 2 juta perbulan sudah merasa sukses, namun ada juga yang berpenghasilan 10 juta perbulan namun belum merasa sukses.

Jadi akan relativ antara satu orang dengan orang lain dalam mendefinisikan sebuah kesuksesan.

Hal tersebut tidak harus kita persoalkan, karena yang lebih penting adalah dengan pencapaian yang sudah kita usahakan apakah kita sudah bisa disebut sukses.

Atau sebaliknya, kita masih dianggap sebagai individu yang masih dalam proses sukses.

Sebenarnya seberapa penting sukses itu

sukses
sumber gambar: haksizatamalar.com

Dulu ketika saya sedang menempuh pendidikan disala satu Universitas Negeri tempat saya tinggal banyak pelajaran hidup yang saya dapat.

Ini mungkin tidak ada hubungannya dengan sukses untuk sebagaian orang, namun menurut saya ini merupakan potongan puzzle menuju kesuksesan bagi diri saya. Mungkin juga bisa mengingatkan pada masa lalu kamu.

Tepatnya pada semester empat (1,5 tahun setelah saya ditetapkan sebagai mahasiswa).

Pada semester itu ada sebuah mata kulia yang sangat saya senangi yang berhubungan dengan komputer.

Karena sebegitu cintanya saya pada mata kulia tersebut, saya belajar dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan hal yang dibutuhkan dengan maksimal.

Singkat cerita masuk pada akhir semester yang akan segera melakukan ujian akhir. Dengan segala hal yang telah saya lakukan sepanjang semester, saya yakin jika saya akan mendapatkan nilai terbaik.

Tanpa disangka-sangka, satu minggu sebelum ujian mengalami sakit beberpa hari hingga pada akhirnya harus mengikuti ujian susulan saja.

Sebetulnya tidak jadi masalah mau ujian tepat waktu atau susulan, toh saya telah mempersiapkan semuanya dengan maksimal.

Namun inilah masalahnya, gara-gara saya terlalu over belajar sehingga memungkinkan saya kehilangan kesempatan mendapat nilai terbaik.

Dosen yang bersangkutan pergi keluar kota sehingga ujian dengan dosen pengganti yang secara teknis berbeda ideologi -_-.

Jadi apapun yang saya berikan saat ujian jika tidak sesuai dengan ideologi yang bersangkutan maka ia mengganggap saya belum cukup mahir.

Alhasil nilai yang saya dapat standar, padahal jika saya ujian dengan dosen sebenarnya saya yakin bisa meraih nilai sempurna.

Ada dua point penting dalam pengalaman diatas.
1. Kesehatan
2. Rencana cadangan

Mungkin diantara kamu akan berfikir ini nasib, namun ini tidak akan terjadi jika memperhatikan kesehatan.

Kesalahan terbesar adalah terlalu over dalam satu fokus dan melupakan hal lain yang bisa mendapatkan kesuksesan lebih besar.

Over belajar sehingga lupa makan yang berdampak pada kesehatan. Kita lupa jika segala usaha akan tergantung pada hasil akhirnya.

Kita bisa melakukan hal maksimal untuk menuju hasil akhir yang sempurna, namun melupakan hal lain yang bisa jadi merupakan kunci terbesar darikesuksesan itu.

Point kedua tidak adanya rencana cadangan yang bisa mengcover jika timbul masalah pada hasilakhir.

Kasus diatas dimana saya tidak memikirkan jika dosen pengganti memiliki ideologi yang berbeda. Mungkin jika saya mempersiapkan diri untuk menghadapi ini hasilnya akan beda juga.

Ini mungkin tidak terlalu penting untuk sebagian orang, namun yakinlah apapun usaha yang kamu lakukan jika sampingkan hal kecil lain maka hasilakhir yang diharapkan bisa menyakitkan.

Sebagai penutup. Sudah pantaskah kita mendapatkan sukses untuk saat ini?

sumber gambar: ayowaralaba.com

Mungkin kamu tertarik : cara meningkatkan peluang sukses untuk siapa saja (bukan teori)

Related Posts :